Petir.

November 15, 2007

Kilatan cahaya itu menari-nari dilangit. Segumal awan hitam mengiringinya dengan lambat. Dan teriakan itu pun terdengar lantang. Membuatku menoleh… Kutatap dengan sinis… Kilatan cahaya itu kembali menari-nari. Awan pekat itu masih setia mengiringinya. Kali ini musik yang terdengar adalah gemericik air yang saling berpacu menyentuh tanah. Kutatap dia… dia yang membasuh dahagaku dalam pengap jiwaku. Kutatap dengan iba. Dia… dia hanya menunduk tanpa menghiraukanku. Keping jiwanya jatuh berderai bersama hujan. Perlahan dia melangkah pergi… semakin jauh mengikuti irama aliran air. Aku hanya menatapnya. Tidak memanggilnya, apalagi mengejarnya. Karena dia akan datang lagi padaku. Aku yakin. Petir takkan mampu mengambilnya dariku. Dia pergi hanya sebentar. Sebentar… Sebentar lagi… dia akan datang bantahku. Awan pekat memudar. Menghilang seiring kepergian air mengikuti alur bumi.

Dedicated : to you.. who give me a wonderful night. last night.

Yang Terlupakan….

November 11, 2007

Blog ini sudah lama tidak ada tulisan barunya. Sibuk, Nggak sempet, Males, Lupa, dan segudang alasan yang muncul buat melindungi diri dari rasa bersalah karena telah mentelantarkan blog ini. padahal blog ini dulu menjadi hal yang kubanggakan. Paling tidak membuatku merasa tidak ketinggalan jaman karena kebanyakan anggota masyarakat memilikinya. Tapi kini, aku hampir melupakannya. Blogging sudah menjadi budaya baru yang sedang ngetrend belakangan ini. Dari pejabat negara sampai pejabat kelurahan juga punya blog. Aku tentu gak mau ketinggalan trend donk. Hehehe….
Seiring perjalanan waktu, seleksi alam bekerja. Blogger musiman berguguran, atau kembang kempis seperti diriku. Kadang rajin banget nulis, dari hal remeh sampe hal-hal berat (paling tidak menurut pemikiranku sendiri!) dan kadang tak pernah disentuh lagi. Hehehe….
Tapi meng-update blog kan bukan suatu keharusan, tul gak?! (minta dukungan!). Ini merupakan hobby atau pelampiasan penat didunia maya dan tempat mengalirnya sampah otakku. Kesenangan yang mengalihkan kenikmatan bercinta di pinggir jalan.
Terlepasan dari segala hal diatas, menulis ternyata memiliki suatu keindahan dan manfaat yang sangat kurasakan, yaitu membuat otakku tidak berkarat. Karena sudah lama aku tidak menggunakan otakku dengan benar dan tepat. Dengan menulis kembali membuat otakku sedikit berolahraga dan membuatnya lebih berotot sehingga bisa dipakai dengan nyaman. Walaupun tulisanku ini hanya omong kosong yang tak beraturan.
Tapi aku senang merasakan rasa yang dulu pernah ada dan menghiasi hari-hariku.

Akhirnya blog ini nyaris terlupakan….